Close

Tentang Sekolah

Lembaga Pendidikan Anugrah Bangsa (ANSA SCHOOL)

Lembaga Pendidikan Anugrah Bangsa (ANSA SCHOOL) dibawah Yayasan Anugrah Nusa Bangsa Indonesia (ANSA  Foundation) adalah pendidikan alternatif yang memadukan antara pendidikan formal sekolah rumah (Homeschooling) dengan pendidikan nonformal PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) dengan tingkat SD-SMP-SMA yang telah Terakreditasi Nasional resmi dibawah Direktorat Jendral PAUD Dikmas Kementrian Pendidikan Nasional dan Kebudayaan RI, sehingga lulusan PKBM Anugrah Bangsa akan mendapatkan ijazah resmi diakui secara nasional dan dapat untuk melanjutkan ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi.

Program Belajar

Lembaga Pendidikan Anugrah Bangsa (ANSA SCHOOL) memiliki dua program pilihan belajar :

1. Program Mandiri 

Dengan program ini siswa belajar secara individu di rumah dan dipantau oleh orang tua dan dapat mendatangkan Tutor dari Ansa ke rumah siswa (Tutor Visit)

2. Program Kelas

Program kelas merupakan program belajar dengan metode siswa belajar bersama-sama di kelas dengan bimbingan Tutor sesuai jadwal yang sudah diatur oleh lembaga sekolah.

Sistem Pembelajaran

Untuk sistem pembelajaran di Lembaga Pendidikan Anugrah Bangsa (ANSA SCHOOL), siswa Program Mandiri dan Kelas selain mendapat materi pembelajaran juga akan mendapat program ketrampilan, kepemimpinan dan kewirausahaan yang dikemas dalam kegiatan : Pertanian Terintegrasi, Outing Class, Pentas, Gelar Karya Siswa, Bazar, dan Bakti Sosial. 

Terdapat dua lokasi Lembaga Pendidikan Anugrah Bangsa (ANSA SCHOOL), yaitu di Kota Semarang dan di Kota Yogyakarta.

 

 

Visi Misi

A. Visi

Membentuk manusia yang cerdas, berkualitas dan membumi dengan penuh kasih sayang agar mandiri dan mampu menghadapi tantangan zaman dan globalisasi.

B. Misi

Dalam upaya mewujudkan visi tersebut di atas, Misi PKBM Anugrah Bangsa adalah sebagai berikut:

1. Melaksanakan pembelajaran secara aktif, kreatif, efektif, menyenangkan, dan humanis, sehingga warga belajar dapat berkembang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

2. Mengintegrasikan 18 karakter bangsa ke dalam pembelajaran.

3. Melaksanakan homevisit dalam rangka menuntaskan kompetensi yang diprogramkan.

4. Mengadakan pelatihan-pelatihan untuk mengembangkan ketrampilan dan life skill.

5. Memberikan motivasi dan membantu siswa secara individual, dan klasikal untuk mengembangkan kemampuan diri.